Tirta Yatra KMHD IPB 2019 : Yatra Mudita Manunggal Dharma

Tirta Yatra 2019 (Thumbnail)Tirta Yatra KMHD IPB adalah program kerja terakhir yang dipegang langsung oleh kepengurusan KMHD IPB 2018/2019. Program kerja ini berupa perjalanan rohani atau Tirta Yatra yang mengunjungi berbagai pura yang berada di luar wilayah Bogor Raya. Tirta Yatra KMHD IPB rutin dilakukan tiap tahun di akhir kepengurusan tiap periodenya. Tirta Yatra KMHD IPB 2017 dilaksanakan di Bandung dan Tirta Yatra KMHD IPB 2018 dilaksanakan di Semarang. Pada tahun ini, Tirta Yatra KMHD IPB 2019 dilaksanakan di dua kota, yaitu Solo dan Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 hari, terhitung sejak 25 – 27 Oktober 2019.

Kegiatan ini dimulai dengan persiapan keberangkatan seluruh peserta dan panitia pada malam hari tanggal 25 Oktober 2019. Rombongan menggunakan satu bis dengan jumlah rombongan sebanyak 54 orang yang terdiri dari KMHD IPB 53, 54, 55, dan 56. Perjalanan dari Bogor menuju Solo menghabiskan waktu kurang lebih 10 jam dalam kondisi normal, tetapi rombongan mengalami sedikit kendala sehingga baru tiba pukul 12.00 WIB di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan langsung melakukan bersih diri untuk mempersiapkan persembahyangan pertama di Pura Bhuana Agung Saraswati yang terletak di dalam area kampus UNS. Kegiatan dilanjutkan dengan dharma wacana dan simakrama dengan teman – teman dari KMH UNS. Perjalanan dilanjutkan dari Solo menuju Yogyakarta.

Rombongan tiba di Yogyakarta, tepatnya di Pura Vaikuntha Vyomantara pada sekitar pukul 19.00 WIB. Rombongan lalu melakukan persembahyangan bersama dan dilanjutkan dengan simakrama dengan teman – teman dari KMH UGM, Sanata Dharma, UPNV, dan UNY. Keesokan harinya, rombongan menuju Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Kemudian, rombongan melakukan perjalanan kembali ke Bogor dari Yogyakarta.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatan hubungan spiritual KMHD IPB kepada Tuhan dan mampu mengeratkan tali persaudaraan dengan sesama umat Hindu, khususnya teman – teman KMH di Solo dan Yogyakarta.

Kajian Bersama KMHD IPB 2019 : Karyam Karma Asakto (Bagian 2)

Karma-1Rangkaian Keempat yang dilaksanakan adalah puncak kegiatan Karma KMHD IPB 2019, yaitu Seminar Nasional yang dilaksanakan pada 14 April 2019, di Auditorium Andi Hakim Nasution, Institut Pertanian Bogor. Seminar Karma 2019 mengambil tema Karyam Karma Asakto yang memiliki arti Melaksanakan Kewajiban Tanpa Keterikatan Duniawi. Seminar Nasional Kajian Bersama 2019 akan diisi oleh 3 pembicara dan satu pembicara utama (keynote speaker). Tiga pembicara tersebut merupakan pembicara yang berkompeten di bidangnya masing-masing dan memiliki keterkaitan dengan topik “Menumbuhkan Karakter Generasi Milenial Hindu yang Sadar akan Esensi Bekerja Tanpa Keterikatan” yang akan dibahas pada seminar tersebut. Pembicara pertama adalah L.G. Saraswati Putri yang merupakan penulis, penyanyi, penyair, dan sekaligus dosen Filsafat di Universitas Indonesia. Pembicara kedua adalah Dewa Made Susila yang merupakan Director – Chief Financial Officer di Adira Finance. Pembicara ketiga adalah Ayu Nikki Avalokitesvari yang merupakan peneliti di Vivekananda Spirit Indonesia dan juga Kepala Hubungan Masyarakat dan Luar Negeri Gerakan Bhagavad Gita Indonesia. Pembicara utama yang direncanakan hadir yaitu  Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D. selaku Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementrian Agama RI berhalangan untuk hadir dan diwakilkan oleh Drs. I Wayan Budha selaku Direktur Pendidikan Bimbingan Masyarakat Hindu Kementrian Agama RI.

Seminar Nasional ini diawali dengan penampilan Tari Pendet sebagai tari penyambutan yang diiringi oleh gamelan Bali yang dimainkan oleh Civitas Akademika Hindu di IPB. Kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Ketua Pelaksana Karma 2019, I Dewa Komang Akshaya Wijaya dan Sambutan dari Gede Riski Febrio Rian Sugi dan Ir. Ngakan Komang Kutha Ardana, M.Sc. selaku Ketua dan Pembina KMHD IPB. Sambutan dilanjutkan oleh Drs. I Wayan Budha selaku perwakilan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementrian Agama RI dan sambutan terakhir disampaikan oleh Ketua LPPM, Dr. Ir. Aji Hermawan, M.M. ,selaku perwakilan rektor Institut Pertanian Bogor yang berhalangan hadir.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan dan piagam penghargaan kepada juri perlombaan Tari, Fotografi, dan Artikel. Pemberian piala dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba Tari Bali, dan pemberian piagam penghargaan kepada pemenang lomba Fotografi dan Artikel. Daftar pemenang seluruh perlombaan Karma KMHD IPB 2019 dapat dilihat di sini. Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan Tari Ciwa Nata Raja oleh mahasiswa IPB dan diiringi oleh gamelan Bali yang dimainkan oleh Civitas Akademika Hindu IPB. Setelah sesi Festival Kuliner Khas Bali, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan moderator dan juga pembicara. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerahan kenang-kenangan kepada moderator dan pembicara.

Kajian Bersama atau Karma diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas terhadap Agama Hindu dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini sekaligus bertujuan untuk menjadi wadah berkumpulnya seluruh umat Hindu se-Dharma yang berada di wilayah Bogor, Jakarta, dan sekitarnya. Karma diharapkan mampu tetap hadir dan selalu berusaha meiningkatkan kualitas dan kuantitas dalam berbagai aspek.

Bersatu Dalam Dharma !? Oke Bro..

Kajian Bersama KMHD IPB 2019 : Karyam Karma Asakto (Bagian 1)

Karma-2Kajian Bersama atau disingkat Karma adalah program kerja terbesar yang dilaksanakan oleh KMHD IPB dibawah naungan Divisi Kerohanian. Karma memiliki tujuan untuk meningkatkan tali persaudaraan sesama Civitas Hindu di IPB, serta masyarakat Hindu di Bogor dan sekitarnya. Karma juga bertujuan untuk meningkatkan cinta kasih terhadap Agama Hindu serta budaya yang terlibat di dalamnya dan menambah wawasan dan pengetahuan tentang Agama Hindu dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Karma dalam perkembangannya selalu mengalami peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Pada tahun ini, Karma KMHD IPB 2019 memiliki 4 rangkaian yang dilaksanakan sejak tanggal 30 Maret 2019 dan berakhir pada 14 April 2019.

Rangkaian pertama yang dilaksanakan adalah Donor Darah Karma KMHD IPB 2019, kegiatan ini bekerja sama dengan Banjar Suka Duka Hindu Bogor dan PMI Kota Bogor. Donor darah dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2019 di Pasraman Giri Kusuma Bogor, pukul 9 pagi hingga pukul 12 siang. Donor darah diikuti oleh kurang lebih 37 orang yang sebagian besar berasal dari Banjar Bogor dan KMHD IPB. Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian Kajian Bersama KMHD IPB 2019.

Rangkaian kedua yang dilaksanakan adalah Technical Meeting Perlombaan Tari Karma KMHD IPB 2019. Pada tahun ini, Karma KMHD IPB menyelenggarakan 3 jenis perlombaan yang meliputi : Perlombaan Tari Bali, Perlombaan Fotografi, dan Perlombaan Artikel. Khusus untuk Perlombaan Tari Bali, dilaksanakan Technical Meeting yang bertujuan untuk membahas hal-hal yang belum jelas pada panduan lomba sekaligus penjelasan teknis pada hari perlombaan nanti. Technical Meeting dilaksanakan pada 31 Maret 2019 dan bertempat di RK Pinus 1, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Rangkaian ketiga yang dilaksanakan adalah Hari Perlombaan Tari Bali Karma KMHD IPB 2019. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 April 2019 bertempat di Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor. Perlombaan ini memperebutkan 4 pemenang dari 3 kategori lomba. Kategori lomba yang pertama adalah Tari Tunggal, memperlombakan Tari Pendet Kategori A & B. Kategori selanjutnya adalah Tari Berkelompok, memperlombakan Tari Sekar Jagat, dan kategori terakhir, yaitu Tari Berpasangan, memperlombakan Tari Cendrawasih.

Perlombaan Tari Bali Karma KMHD IPB 2019 diikuti oleh 56 peserta yang berasal dari 6 sanggar tari, yaitu :  Sanggar Asmarandana (Bandung), Sanggar Widya Mandala Lenteng Agung (Jakarta), Sanggar Widya Budaya (Bekasi), Sanggar Mustika Dharma (Cijantung), Sanggar Kencana Mas (Jakarta), dan Sanggar Dewata (Bogor). Peserta lain berasal dari SD Regina Pacis (Bogor), SMP Regina Pacis (Bogor), Pasraman Giri Kusuma (Bogor), Pasraman Satya Dharma Seputih Raman (Lampung), KMHB Universitas Negeri Jakarta, dan dua peserta perseorangan yang berasal dari Cinere dan Bekasi.

Seluruh peserta yang berjumlah 56 peserta terbagi ke dalam masing-masing kategori perlombaan tari, yaitu 21 peserta untuk Tari Pendet, 21 peserta atau 5 kelompok untuk Tari Sekar Jagat, dan 7 pasang untuk Tari Cendrawasih. Perlombaan Tari Bali Karma tahun ini mendatangkan 3 juri tari, yaitu I Nengah Maja, I Gede Panca Ardyasa, dan I Wayan Sardjana. Perlombaan dimulai pukul 11 siang hingga pukul 3 sore dan ditutup dengan pengumuman pemenang masing-masing kategori kategori perlombaan. Pemenang Perlombaan Tari Bali Karma KMHD IPB 2019 sekaligus Pemenang Lomba Fotografi dan Artikel Karma KMHD IPB 2019 dapat dilihat di sini.

Artikel Bersambung di Bagian 2…